MERANGIN – Akibat kemarau yang panjang, warga Desa Kungkai, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, kesulitan air bersih. Mengetahui hal tersebut, Bupati Merangin M Syukur,  respon cepat perintahkan Perumda Tirta Merangin berikan bantuan air bersih. 

Kedatangan mobil tangki air bersih itu disambut antusias warga, yang buru-buru membawa tempat penampungan air untuk memposisikan diri pada antrian guna mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Sejumlah warga mengaku sangat terbantu dengan bantuan air bersih tersebut. Deri, seorang pegawai, menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Merangin yang dinilai cepat merespons keluhan masyarakat.

“Terima kasih kepada Pak Bupati H M Syukur yang sudah cepat tanggap membantu kami. Saat sumur-sumur warga mulai sulit mendapatkan air, bantuan air bersih ini sangat berarti bagi kami,” ujar Deri, Rabu (12/8/2026).

Ucapan yang sama juga disampaikan Edo, seorang pegawai swasta. Menurutnya, bantuan air bersih tersebut sangat membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan air akibat musim kemarau.

Hal senada disampaikan Ranggi dan Ketty. Keduanya juga mengapresiasi perhatian Bupati Merangin terhadap kebutuhan dasar masyarakat. 

‘’Alhamdulillah, terimakasih nian Pak Bupati atas bantuan air bersih ini karena sumur kami sudah kering, mau ke sungai air juga keruh. Bantuan air bersih ini sangat membantu kami,’’ujar Ranggi dan Ketty.

Terpisah, Bupati Merangin H M Syukur merasa lega, karena dapat memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat yang sedang membutuhkan air bersih. Bupati menghimbau bila ada desa lain yang mengalami kesulitan air bersih segera melapor.

Direktur Perumda Tirta Merangin Antoni menambahkan, Perumda Tirta Merangin siap mendukung Pemerintah Daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami kesulitan air selama musim kemarau.

‘’Kami berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan beban warga yang mengalami kesulitan air bersih. Pastikan kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari tetap terpenuhi selama musim kemarau,’’harap Antoni. (JON)