SUMSEL – Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A yang menghubungkan Betung hingga Tungkal Jaya terus dikebut. Hingga Agustus 2026, progres konstruksi ruas yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tersebut telah mencapai 69 persen.

PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) sebagai pelaksana pembangunan menyebut percepatan pekerjaan dilakukan dengan tetap memperhatikan kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan.

Sekretaris Perusahaan HKI, Resnu Aditya Wuladarman, mengatakan pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A menjadi bagian dari upaya mendukung konektivitas antarwilayah serta pemerataan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan dan Jambi.

“Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A tidak hanya berfokus pada penyelesaian konstruksi, tetapi juga bagaimana menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Resnu.

Menurut dia, keberadaan ruas tol tersebut diharapkan dapat mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang, menekan biaya logistik, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Selatan dan Jambi.

Dalam proses pembangunan, HKI menerapkan pengendalian mutu yang mengacu pada Spesifikasi Umum untuk Jalan Bebas Hambatan dan Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum Tahun 2020.

Setiap tahapan pekerjaan dilakukan melalui inspeksi dan pengujian mutu berdasarkan Inspection Test Plan (ITP), Quality Patrol, Walk In Site, dan QHSSE Pass. Pengendalian tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan memenuhi standar mutu sebelum masuk ke tahap berikutnya.

“HKI berkomitmen memastikan setiap pembangunan infrastruktur yang dikerjakan memenuhi aspek kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan. Penerapan sistem pengendalian mutu yang disiplin menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan infrastruktur yang kami bangun,” katanya.

Selain pengendalian mutu, HKI juga menerapkan program Re-Planting Disposal Area pada area disposal yang telah selesai digunakan.

Program tersebut dilakukan melalui penataan lahan, penanaman vegetasi, serta pemeliharaan dan pemantauan secara berkala. Langkah ini bertujuan mengembalikan tutupan vegetasi, mengurangi risiko erosi, dan menjaga kestabilan area pekerjaan.

“Ke depannya, HKI akan terus mendorong hadirnya infrastruktur yang tidak hanya andal dari sisi kualitas, tetapi juga menerapkan prinsip keberlanjutan melalui pengendalian mutu yang konsisten serta penerapan konstruksi yang bertanggung jawab,” kata Resnu.

Pembangunan Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi 1A merupakan bagian dari pengembangan konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera yang menghubungkan wilayah Sumatera Selatan dan Jambi.

Pembangunan ruas tersebut juga disebut sejalan dengan Asta Cita ke-3 Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam pengembangan infrastruktur untuk mendukung aktivitas ekonomi, konektivitas antarwilayah, dan pemerataan pembangunan. (Rls/*)