JAMBI – Menteri kebudayaan Fadli Zon didampingi Gubernur Jambi Al Haris secara resmi membuka Festival Karya Budaya Jambi Tahun 2026, yang digelar di Taman Budaya Sei Kambang, Jumat malam (31/7/2026).
Acara ini diikuti oleh 31 paguyuban etnis/suku yang tergabung dalam forum Pembauran Kebangsaan provinsi Jambi.
Menbud Fadli Zon menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat besar dan harus terus dikembangkan melalui kolaborasi semua pihak.
“Kita harus memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia. Karena itu diperlukan sinergi dan kolaborasi agar budaya kita terus berkembang. Saya berharap budaya di Provinsi Jambi semakin maju dan semakin bergairah,”tutur Fadli Zon
Kegiatan budaya ini berperan menjaga identitas bangsa, dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sektor Seni dan UMKM kebudayaan.
Penampilan forum Sunda ngahiji dari etnis Sunda malam itu terlihat menonjol, membawa tim Degung untuk menyajikan musik kas tatar Sunda.
Suara kendang, suling, Bonang, dan gong berpadu harmonis alunkan musik tradisional yang membuat penonton betah.
“Kita ikut berpartisipasi dan memperkenalkan budaya Sunda, sebagai keberagaman di Provinsi Jambi”,ungkap Gus imuh selaku ketua pelaksana
Para Tokoh Sunda pun kumpul di stan Sunda ngahiji dan Cirebon, mg Alloy, Asep kastaman Garut, Gus imuh, Pa Saleh Cirebon, Prof.Eka warna, Pa Dadan RRI, Pa Andri kehutanan, Oman cikjing, Dani panjalu, kg Jajang Bungo, Ari Priadi, Abah Ajat, Ohim, pa Nanang, guru Yahya
Mengusung tema Puspa Ragam Negeriku dari Jambi untuk Indonesia, Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa budaya merupakan kekuatan yang tidak hanya membentuk jati diri daerah, tetapi juga mampu mendorong kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan. (Rls/*)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.