TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, meluncurkan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Percontohan di Posyandu Mekar Jaya, Desa Delima, Kecamatan Tebing Tinggi, Rabu (2/9/2026).

Peluncuran tersebut menjadi bagian dari transformasi Posyandu di Kabupaten Tanjung Jabung Barat agar tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi wadah pelayanan dasar masyarakat yang lebih luas dan terintegrasi.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Dapil IV, kepala OPD terkait, Forkopimcam Tebing Tinggi, kepala desa dan lurah se-Kecamatan Tebing Tinggi, kader Posyandu, perwakilan perusahaan, tenaga kesehatan, serta unsur masyarakat.

Anwar Sadat mengatakan penerapan Posyandu 6 SPM merupakan langkah untuk mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat hingga tingkat desa.

Menurut dia, Posyandu 6 SPM mencakup enam bidang pelayanan dasar, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

“Garda terdepan untuk menyukseskan pendidikan ini adalah Posyandu,” ujar Anwar.

Dalam bidang pendidikan, ia mendorong kader Posyandu turut membantu memastikan tidak ada anak yang putus sekolah. Hal tersebut sejalan dengan program wajib belajar 13 tahun.

Pada bidang ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat, Anwar mendorong penguatan peran Perlindungan Masyarakat (Linmas) di tingkat desa.

Sementara pada bidang perumahan rakyat, masyarakat dapat menyampaikan usulan program bedah rumah melalui Posyandu. Usulan tersebut dapat dilengkapi dokumentasi kondisi rumah untuk selanjutnya diteruskan kepada perangkat daerah terkait.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun ini melaksanakan program bedah rumah sebanyak 400 unit. Secara keseluruhan, program tersebut telah mencapai hampir 1.200 unit.

Di bidang kesehatan, Anwar mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara dini, termasuk deteksi dini kanker payudara.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan kepemilikan dan aktivasi KTP Kabupaten Tanjung Jabung Barat guna mendukung kemudahan akses layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Untuk bidang sosial, kader Posyandu didorong turut menyosialisasikan berbagai layanan dan bantuan sosial pemerintah kepada masyarakat.

Bupati Anwar juga mengingatkan penerima bantuan agar menjaga keamanan rekening dan tidak memberikan akses rekening kepada pihak lain.

“Kalau Posyandu kita maksimal di tengah masyarakat, maka tugas pemerintah sungguh sangat terbantu,” katanya.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, mengatakan penerapan Posyandu 6 SPM merupakan bagian dari transformasi Posyandu menjadi wadah pelayanan dasar masyarakat yang lebih luas dan terintegrasi.

Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh pihak agar keberadaan Posyandu semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Fadhilah, kader Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan karena berhadapan langsung dengan masyarakat.

Karena itu, keaktifan, ketulusan, konsistensi, dan peningkatan kapasitas kader menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelayanan Posyandu.

“Posyandu tidak dapat berjalan sendiri. Posyandu membutuhkan kolaborasi, partisipasi dan kepedulian semua pihak,” katanya.

Ia berharap Tim Pembina Posyandu Kecamatan Tebing Tinggi dapat memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Tim Pembina Posyandu desa, kader, tenaga kesehatan, PKK, dan unsur masyarakat lainnya.

Fadhilah juga mengajak masyarakat menjadikan Posyandu sebagai rumah bersama untuk memperoleh pelayanan, informasi, edukasi, sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Camat Tebing Tinggi melaporkan, wilayahnya memiliki 32 Posyandu dengan 245 kader yang tersebar di desa dan kelurahan.

Angka stunting di Kecamatan Tebing Tinggi juga tercatat menurun dari 42 anak pada 2025 menjadi 40 anak pada 2026.

Penurunan tersebut menjadi bagian dari berbagai upaya yang dilakukan pemerintah kecamatan bersama Tim Pembina Posyandu Kecamatan Tebing Tinggi, antara lain melalui sosialisasi Posyandu 6 SPM serta pelantikan dan pengukuhan kader Posyandu di desa dan kelurahan.

Dalam lomba Posyandu tingkat Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kecamatan Tebing Tinggi juga meraih juara pertama melalui Desa Dataran Kempas. Desa tersebut selanjutnya mewakili Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada tingkat Provinsi Jambi.

Selain peluncuran Posyandu 6 SPM Percontohan, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan dan pengukuhan Pengurus Tim Pembina Posyandu Kecamatan Tebing Tinggi oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta penyerahan bantuan kepada balita dan lansia.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan pelayanan Posyandu 6 SPM di Posyandu Mekar Jaya dan kunjungan ke sejumlah pelaku UMKM.

Peluncuran Posyandu 6 SPM Percontohan di Desa Delima diharapkan menjadi langkah untuk memperkuat pelayanan dasar yang terpadu dan mudah diakses masyarakat.

Dengan penguatan kolaborasi lintas sektor serta peningkatan kapasitas kader, Posyandu diharapkan semakin optimal menjalankan perannya sebagai ujung tombak pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (Kmf/*)