JAMBI, AksesNews – Komitmen mendukung pengembangan pendidikan keagamaan terus ditunjukkan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi atau Bank 9 Jambi. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Bank 9 Jambi menyalurkan bantuan sebesar Rp20 juta kepada Pondok Pesantren Al-Anwar Petanang, Kabupaten Muaro Jambi.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., kepada pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar dalam rangkaian Haflah ke-XV dan Haul Para Masyayikh yang digelar, Rabu (17/06/2026).

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari sinergi antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Bank 9 Jambi dalam memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi berilmu, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi kepada pengasuh dan seluruh pengelola Pondok Pesantren Al-Anwar yang konsisten membina generasi muda di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman.

“Tanpa pondok pesantren, sulit bagi kita untuk mencetak anak-anak yang memiliki ilmu dan akhlak mulia. Apa yang dilakukan pengasuh pondok pesantren ini semoga menjadi amal jariyah,” ujar Al Haris.

Gubernur menegaskan bahwa era globalisasi dan transformasi digital menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan yang lebih kompleks. Selain menguasai ilmu pengetahuan, para santri juga harus memiliki keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kemampuan berkolaborasi, serta tetap menjaga kebersihan hati dan akhlak yang baik.

Pada kesempatan tersebut, Al Haris juga menyampaikan doa dan harapan kepada para santri yang mengikuti prosesi wisuda agar ilmu yang telah diperoleh menjadi bekal yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, Ustaz Asrofi Asror, M.Pd., menekankan pentingnya nilai pengabdian atau khidmah dalam kehidupan seorang santri. Menurutnya, kebermanfaatan ilmu akan semakin besar ketika disertai dengan pengabdian kepada masyarakat dan lingkungan sekitar.

Ia mengingatkan bahwa santri yang mengabdikan tenaga, waktu, dan ilmunya memiliki kedudukan yang lebih utama dibandingkan mereka yang hanya mengandalkan kecerdasan tanpa semangat pengabdian.

Selain itu, Ustaz Asrofi juga mengutip nasihat ulama besar As-Sayyid Muhammad Al-Maliki Al-Hasani tentang pentingnya menjaga ilmu melalui murojaah atau pengulangan serta meraih keberkahan hidup melalui keridaan guru.

Bantuan CSR yang disalurkan Bank 9 Jambi diharapkan dapat mendukung pengembangan sarana dan kegiatan pendidikan di Pondok Pesantren Al-Anwar, sekaligus memperkuat kontribusi dunia perbankan daerah dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter di Provinsi Jambi. (Rls/*)