JAMBI – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) bersama Pemerintah Provinsi Jambi mempercepat persiapan Program Listrik Desa (Lisdes) untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan kelistrikan.

Upaya tersebut dibahas dalam audiensi General Manager PLN UID S2JB Diksi Erfani Umar bersama Gubernur Jambi Al Haris di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (11/8).

Audiensi tersebut menjadi bagian dari koordinasi PLN dan Pemerintah Provinsi Jambi untuk memastikan pembangunan Lisdes dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan sesuai dengan kondisi wilayah.

Salah satu fokus pembahasan adalah kesiapan 24 lokasi calon pembangunan Lisdes yang saat ini sedang dipetakan oleh PLN.

Pemetaan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan, termasuk aspek perizinan dan kondisi kawasan. Apabila terdapat lokasi yang belum memungkinkan untuk dibangun karena kendala tertentu, PLN bersama pemerintah daerah akan berkoordinasi untuk mencari alternatif lokasi yang tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memungkinkan untuk dikembangkan jaringan listrik.

Selain kesiapan lokasi, koordinasi juga dilakukan untuk mempercepat berbagai kebutuhan pembangunan di lapangan, termasuk proses perizinan, tanam tumbuh, serta dukungan pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat.

Dukungan tersebut diperlukan agar pembangunan jaringan dapat berjalan lancar dan berbagai kebutuhan di lapangan dapat diselesaikan secara tepat waktu.

PLN dan Pemerintah Provinsi Jambi juga mendorong pemutakhiran data masyarakat calon penerima manfaat. Langkah ini penting untuk memastikan pembangunan Lisdes benar-benar menyasar wilayah dan masyarakat yang membutuhkan akses listrik serta sesuai dengan kondisi terkini di lapangan.

General Manager PLN UID S2JB Diksi Erfani Umar menyampaikan bahwa perluasan akses listrik membutuhkan kerja sama lintas sektor agar proses pembangunan dapat berjalan efektif.

“PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik secara merata hingga ke wilayah yang belum terjangkau. Untuk mewujudkannya, diperlukan dukungan pemerintah daerah dalam memastikan kesiapan lokasi, proses perizinan, pemutakhiran data, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, kami berharap pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Diksi.

Menurut Diksi, kehadiran listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas sehari-hari.

“Listrik bukan hanya soal penerangan. Ketika listrik hadir, anak-anak dapat belajar lebih nyaman, fasilitas pelayanan dapat beroperasi lebih baik, dan masyarakat memiliki lebih banyak peluang untuk mengembangkan kegiatan produktif. Karena itu, kami ingin memastikan program ini benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” tambah Diksi.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap percepatan pemerataan akses listrik di wilayah Jambi.

Pemerintah daerah akan terus mendorong koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota hingga tingkat desa guna membantu kesiapan lokasi serta penyelesaian berbagai kebutuhan yang diperlukan dalam pembangunan jaringan listrik.

“Pemerintah Provinsi Jambi mendukung upaya PLN dalam memperluas akses listrik kepada masyarakat. Kami akan terus mendorong koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa agar berbagai kebutuhan di lapangan dapat diselesaikan dan program ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Al Haris.

Program Lisdes menjadi salah satu upaya untuk memperluas manfaat pembangunan ketenagalistrikan kepada masyarakat yang selama ini belum memperoleh akses listrik secara optimal.

Dengan tersedianya listrik, masyarakat diharapkan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan aktivitas pendidikan, pelayanan kesehatan, komunikasi, serta kegiatan ekonomi produktif.

Bagi masyarakat di wilayah yang belum terjangkau listrik, hadirnya jaringan listrik juga dapat menjadi langkah awal untuk membuka berbagai peluang baru. Aktivitas usaha dapat berkembang, fasilitas umum dapat beroperasi lebih optimal, sementara kebutuhan penerangan untuk rumah dan kegiatan belajar dapat terpenuhi dengan lebih baik.

PLN bersama Pemerintah Provinsi Jambi akan terus melakukan koordinasi untuk menyelesaikan berbagai tahapan persiapan pembangunan Lisdes, mulai dari pemetaan lokasi, kesiapan perizinan, pemutakhiran data hingga dukungan pemerintah daerah dan masyarakat di tingkat desa.

Melalui langkah tersebut, PLN dan Pemprov Jambi berupaya mempercepat pemerataan akses listrik agar manfaat energi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Kehadiran listrik diharapkan tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi di wilayah yang selama ini belum terjangkau layanan kelistrikan. (Rls/*)